Mekar Kembali di Gedung Tulip: Pesan Survivor Kanker dan Caregiver


Dinding-dinding rumah sakit menjadi saksi perjuangan para survivor kanker yang amat sangat ingin sembuh, mengakhiri kemoterapinya. Lebih dari itu, keluarga pendamping terus merapal doa, mengetuk langit, merayu Allah agar orang terkasihnya lekas pulih dan bisa beraktivitas seperti sedia kala. 

Di antara gedung-gedung di Sardjito, ada satu gedung indah bernama "Gedung Tulip". Setelah kucari makna bunga tulip, ternyata melambangkan sebuah cinta yang sempurna, awal yang baru, dan mekar seperti terlahir kembali. Sungguh indah, bukan. 

Indah bunganya, indah filosofinya. Pantas saja diberi nama "tulip", gedung itu menjadi tempat orang-orang yang sedang berikhtiar sembuh total dengan kemoterapi. 

Di gedung ini, kami bisa bertemu orang-orang dengan beragam hadiah spesial dari Allah. Mutasi sel yang abnormal, kesimpulan dari penyebab beragamnya hadiah itu. Di sini, kami bisa belajar patologi langsung. Wawancara juga dari pasien langsung, lewat ngobrol ringan. Sebuah percakapan ringan yang hangat. Hangat karena membuat kami tidak merasa sendiri. Ada banyak kok penerima hadiah spesial itu. Ada banyak juga pendamping (caregiver) yang saling menguatkan. 

Salah seorang istri dari pasien kanker darah mengatakan padaku, "Syukurlah Mba, kita di sini merasa punya banyak teman. Kita ngga sendiri. Kerasa banget kebersamaannya. Alat canggih, obat, dokter kompeten, semoga bisa jadi penguat harapan." 

Kalimatnya optimis, dikala aku melihat mata Beliau yang sayu. Seperti ada rasa capai yang tak ingin Beliau perlihatkan. Sebagai manusia biasa, wajar jika capai memantau kondisi belahan jiwanya yang sering transfusi darah karena Hb tidak memenuhi syarat buat kemo sehingga kemo tak jarang mesti mundur. 

Gedung tulip memang istimewa buatku. Bercakap dengan pasien kanker serviks memancing perasaan haruku. Sesama perempuan, ada rasa sedih saat mendengar kanker menyerang organ khas milik perempuan. 

Seperti makna namanya, gedung tulip menjadi saksi pembuktian cinta. Cinta kepada pasangan, cinta kepada orang tua, cinta kepada anak, cinta kepada saudara, cinta kepada kerabat. Mungkin cintanya tak sesempurna cinta Pencipta pada manusia. Tapi aku yakin, semua cinta keluarga pada orang terkasih yang jadi survivor kanker sangatlah besar. Harapan supaya mereka lekas pulih, berumur panjang, dan bisa menikmati momen bersama lebih lama. 😊🌷

Pada akhirnya, pendamping keluarga berharap orang terkasihnya bisa menggapai awal yang baru sebagai survivor yang berhasil melewati semua pengobatan dan tuntas mengikuti kemoterapi. Indah seperti bunga tulip yang mekar laksana terlahir kembali. Pulih seperti sedia kala. Doa ini juga yang kurapal untuk ibuku. 




29 comments for "Mekar Kembali di Gedung Tulip: Pesan Survivor Kanker dan Caregiver "

Comment Author Avatar
Kanker menjadi penyakit yang paling mematikan, lebih parah untuk wanita karena jenisnya bisa lebih beragam. Anehnya, belum ada pengobatan pasti yang bisa membuat penderitanya benar-benar sembuh. Harapanku di masa depan rasanya cuma satu, terciptalah obat atau terapi penyembuhan kanker yang murah dan tidak menimbulkan banyak efek samping yang menyakitkan :')
Comment Author Avatar
Setelah nemenin proses kemoterapi, aku rasa kemo adalah pengobatan terbaik saat ini, meski aku sendiri merasa sedih saat lihat penyintas kanker berusaha kuat dengan efek after kemo. Setiap hidup adalah perjalanan. Perjalanan mereka luar biasa.
Comment Author Avatar
Ternyata ada makna dari penamaan gedung tulip di rumah sakit itu ya. Btw aku jadi ingat, pernah melihat poster di sebuah rumah sakit, tulisannya: orang sehat memiliki mahkota yang hanya bisa dilihat oleh orang sakit. Kadang kita mengeluh nggak punya uang atau nggak beruntung dalam hidup ini, padahal kita nggak sadar bahwa saat sehat aja kita udah lebih beruntung dari yg sakit.
Comment Author Avatar
Iya, Kak Dila. Nikmat sehat akan terasa bgt saat kita sakit. Suasana di RS itu nano-nano mnrtku. Bnyk sekali keluarga pendamping yg mendampingi pasien dgn satu harapan: mereka lekas pulih :)
Comment Author Avatar
Semoga dengan saling menguatkan antara para penyintas dan Caregiver di sana dapat menjadi salah satu upaya utk berhasil melewati ujian ini ya..
Comment Author Avatar
Aamiin Ya Rabb. Saling menguatkan, ya, Kak :)
Comment Author Avatar
Aku suka gaimana “mekar kembali” menjadi gambaran bahwa di tengah proses yang tidak mudah, selalu ada ruang untuk menumbuhkan harapan dan semangat baru. Nama Gedung Tulip pun jadi terasa begitu cocok secara simbolis, terutama setelah baca kisahnya. :)
Comment Author Avatar
Mekar kembali utk jadi pribadi baru, yang lebih sehat, lebih positif, dan lebih membahagiakan. Gedung tulip punya makna indah, Kak.
Comment Author Avatar
Semoga dimudahkan dalam segala urusan
Namanya penyakit, walaupun kita berusaha mencegah tapi kalau sudah kehendaknya mau bagaimana ya
Yg penting jangan menyalahkan diri. Sakit justru keberkahan untuk penderita nya
Insyaallah dengan berprasangka baik pengorbanan kita tidak akan sia sia
Comment Author Avatar
Aamiin. Terima kasih, Kak. Semua sudah ditakar ujiannya oleh Allah. Selalu positive thinking.
Comment Author Avatar
penderita kanker ini perjuangannya luar biasa ya, yang dibutuhkan selain tindakan medis mereka perlu support system untuk tetap bersemangat menjalani hidup, salut bagi orang-orang yang tetap menemani para survivor.
Comment Author Avatar
Smg perjuangan para survivor dan caregiver selalu dalam keberkahan Allah. Mendapat kesembuhan dan bisa kembali kumpul dengan keluarga.
Comment Author Avatar
Aku baru tahu nih filsafat bunga tulip itu. Pantas ya kamar-kamar di rumah sakit itu rata-rata dikasin nama bunga karena pastinya ada arti di balik pemilihan nama kamar tersebut.
Comment Author Avatar
Mungkin, ya, Kak. Saya maknai penamaan bunga ini saat menemani ibu saya kemo. Salfok sama nama-nama bunga yang indah di Sardjito. Smg memang jd simbolis harapan yang baik untuk pasien-pasiennya.
Comment Author Avatar
Semoga para survivor kanker dan caregiver nya diberi kekuatan, aku tau banget gimana perasaan mereka karena keluarga ku juga ada yang pernah mengalaminya
Comment Author Avatar
Kita saling menyemangati, ya Kak. Semoga apa yg kita usahakan berbuah hasil yang baik. Aamiin...
Comment Author Avatar
Gk nyangka banget kalau bunga Tulip banyak mengandung banyak hal smoga para Caregiver dan Survivor kanker selalu diberi kekuatan luar biasa ttep smngat dan cepat sembuh kembali
Comment Author Avatar
Thanks, Kak :) Aamiin aamiin.
Comment Author Avatar
Gedung Tulip ternyata bukan hanya tentang sebuah tempat, tetapi juga menyimpan begitu banyak cerita tentang cinta, perjuangan, harapan, dan doa dari keluarga yang mendampingi. Semoga doa untuk ibunya dikabulkan, diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk menikmati lebih banyak momen indah bersama keluarga. Aamiin. 🤲 dan semoga setiap survivor kanker juga diberi kekuatan untuk melewati prosesnya dan bisa kembali menikmati kehidupan dengan penuh harapan
Comment Author Avatar
Aamiin, Mas. Terima kasih banyak untuk doa-doanya.
Comment Author Avatar
aaminn, semoga ibunya sembuh dan sehat seperti sediakala, demikian juga kakak iparku yang penyintas kanker payudara. Semoga semuanya diberi kesehatan serta kesembuhan
Comment Author Avatar
Aamiin, Kak. Lekas sembuh untuk kakak iparnya, ya. Semoga semua doa kita diijabah Allah.
Comment Author Avatar
Baru tahu juga makna bunga Tulip yang ternyata melambangkan awal yang baru dan mekar kembali, pantas dipilih jadi nama gedung yang menaungi para survivor dan cargeivernya.

Ada kehangatan yang terasa dari cerita para caregiver yang saling menguatkan di sana, meski di baliknya ada rasa lelah yang mereka coba sembunyikan.
Comment Author Avatar
Saat saya membaca tulisan mba Annisa,,,ingatan saya melayang ke kakak² dan orang tua yang meninggal karena kanker. Memang subhanallah sekali...meskipun umur itu di tangan Allah tapi seringkali pikiran berkelana terlalu jauh saat mendengar saudara divonis kanker. Merawat pasien kanker memang spesial...bukan hanya sekedar merawat sakitnya tapi juga menumbuhkan semangatnya dan memberi aura bahagia kepadanya. Agar menghadapi sakitnya dengan lebih semangat dan positif thinking. Meskipun pada akhirnya Allah memanggil pulang,,itu adalah takdir terbaiknya. Semangat mbak annisa..semoga sehat selalu.
Comment Author Avatar
Ada tempat yang mungkin terlihat biasa bagi orang lain, tapi justru menyimpan banyak arti bagi orang yang pernah berada di sana ;')
Comment Author Avatar
Ibu Mbak lagi sakit? Doa terbaik untuk beliau ya, semoga diberi kesembuhan. Aku setahun lalu mendadak ketauan kista ovarium aja overthinking-nya luar biasa. Langsung ubah pola makan, stop/kurangi gula & perbanyak makan protein hewani. Alhamdulillah, akhirnya kista hilang. Jadi, tiap baca kisah pejuang sakit seperti tulisan ini selalu ikut mendoakan dengan tulus agar para survivor diberi kesembuhan dan kekuatan.
Comment Author Avatar
Wah, ngena banget baca tulisan ini, apalagi pas bagian bahas soal proses bangkit dari fase-fase berat. Kadang kita lupa kalau untuk bisa mekar lagi itu butuh waktu dan proses yang nggak instan, sama kayak bunga di gedung tulip itu. Suka banget sama cara penulisannya yang jujur tapi tetap menenangkan.
Comment Author Avatar
Semoga yang sakit, segera diberi kesembuhan.
Harapan baru muncul dari adanya sebuah keyakinan. Salut banget sama ka Anisa yang menuliskannya dengan hati yang tulus. Menjadi doa sekaligus semangat yang luar biasa untuk para pasien dan juga keluarga yang merawat.
Comment Author Avatar
Tulisan ini menyiratkan pentingnya support system dari orang-orang terdekat untuk para survivor ya.

Saya punya sepupu survivor juga, udah operasi dan ternyata setelah beberapa bulan, ternyata katanya masih ada akarnya yang belum kecabut akhirnya tumbuh lagi, dan bulan-bulan ini akhirnya di kemo lagi dan radiasi kalo gak salah ya, dan itu katanya membuat sebadan-bada sangat gak nyaman. Jika tidak ada support system, penderitaannya benar-benar gak berakhir ya,